Catatan Mata Kuliah Basis Data
Pertemuan ke 3 (tiga) pada hari/tanggal : Senin/1 September 2014
Informasi vs Data
- Pengertian Informasi : Sebuah kumpulan data-data yang di satukan agar dapat di pakai oleh banyak orang.
- Pengertian Data : Sebuah fakta yang masih belum lengkap dan masih tidak bisa di pakai.
- Kecepatan dan Kemudahan (speed)
- Efisensi Ruang Penyimpanan (space)
- Keakuratan (accuaracy)
- Ketersedian (Avalability)
- Kelengkapan (completeness)
- Keamanan (security)
- Kebersamaan Pemakaian (sharability)
- Perangkat Keras (Hardware)
- Sistem Operasi (Operating system)
- Basis Data (Database)
- Sistem (Aplikasi /perangkat lunak) Pengelola Basis Data (DBMS)
- Pemakai (User)
- Aplikasi (perangkat lunak) lain (yg bersifat optional, artinya tidak harus ada)
Pengertian DBMS adalah Pengelolaan basis data secara fisik tidak dilakakan oleh pemakai secara lansung, tetapi di tangani oleh sebuah software (sistem) yang khusus. DBMS ini akan menentukan bagaimana data dapat di organisasi, di ubah, di simpan maupun di ambil kembali. Disini juga menerapkan mekanisme pengamanan data, pemakaian data secara bersama, pemaksaan keakuratan/konsistensi data. (1.1)
Bahasa Basis Data (Database Language)
DDl (Data Definition Language)
Struktur basis data yang menggambarkan skema baris data secara keseluruhan dan didesain dengan bahasa khusus yang dapat di sebut Data Definition Langauge (DDL). Dengan bahasa ini kita dapat membuat tabel baru, membuat indeks, mengubah tabel, menentukan struktur penyimpanan tabel, dll.(1.2)
DML (Data Manipualtion Language)
DML merupakan bentuk bahasa Basis Data yang berguna untuk melakkan manipulasi dan pengambilan data pada suatu basis data. manipulasi data dapat berupa ;
- penambahan data baru ke suatu basis data
- penghapusan daata dari suatu basis data
- pengubahan data di suatu basis data (1.3)
jenis DML :
- Prosedural, yang mensyarakatkan pemakai menentukan, data apa yang diingin kan serta bagaimana cara mendapatakan nya.
- Non Prosedural , yang membuat peakai dapat menentukan data apa yang diinginkan tanpa menyebutkan bagaimana cara mendapatkan nya.
Daftar Pustaka
(1.1) Buku Basis Data (penerbit INFORMATIKA)
(1.2) Buku Basis Data (penerbit INFORMATIKA)
(1.3) Buku Basis Data (penerbit INFORMATIKA)
Pertemuan Ke 4 hari/tanggal : Kamis/4 September 2014
Mengetahui Diagram ER
- Persegi panjang, yang dapat menyatakan Himpunan Entitas
- Lingkaran/elip, mengartikan Atribut (Atribut yang berfungsi sebagai key di garis bawahi)
- Belah ketupat, menyatakan Himpunan Relasi
- Garis, sebagai penghubungan antara Himpunan Relasi dengan Himpunan Entitas dan Himpunan Entitas dengan artributnya.
- Kardinalitas Relasi dapat dinyatakan dengan banyak nya garis cabang atau dengan pemakaian angka (1 dan 1 untuk relasi satu-ke-satu, dan N untuk relasi satu-ke-banyak atau N dan untuk relasi banyak-ke-banyak.

Mappina Kardinalitas
Berikut adalah contoh penggabaran kardinalitas antar himpunan entitas lengkap dengan kardinalitas relasi dan atribut-atribut nya :
- Kardinalitas satu-ke-satu (one-to-one)
2. Kardinalitas satu-ke-banyak (one-to-many)
Adanya relasi antara himpunan entitas 'Dosen' dengan himpunan entitas kuliah. Himpunan relasi nya kita beri nama 'Mengajar'. Pada relasi ini, setiap dosen dapat mengajar. Pada relasi ini, setiap dosen dapat mengajar lebih dari satu mata kuliah, sedang setiap mata kuliah diajar hanya oleh paling banyak satu dosen.
3. Kardinalitas banyak-ke-banyak (many-to-many)
Relasi ini merupakan himpunan entitas Mahasiswa dengan himpunan entitas kuliah. Himpunan relasi nya 'Mempelajari'. Pada relasi ini, setiap mahasiswa dapat mempelajari lebih dari satu mata kuliah. Demikian juga sebaliknya, setiap mata kuliah dapat di pelajari oleh lebih dari satu orang mahasiswa.

Refrensi : Buku Basis Data (Penerbit Inforamtika)
Pertemuan ke 5 : Kamis, 11 September 2014
MODEL EER
(ENHANCED ENTITY RELATIONSHIP)
(EER) enhanced entity relationship merupakan Model Entity Relationship yang didukung dengan kosnep semantik tambahan. Dimana konsep semantik terdiri dari subsclass dan superclass dan konsep-konsep lain yang memeiliki hubungan satu sama lain, seperti specialization dan generalization . Berikut penjelasan nya :
1. Subclass dan Superclass
Subclass adalah Subset dari sebuah entitas yang akan di kelompokan dalam pengertian tertentu yang perlu di sajikan secara eksplisit. Sedangkan Superclass adalah entitas yang merupakan induk dari subclass-subclass nya
Contoh Sublcass Entitas PEGAWAI mempunyai beberapa subclass seperti SEKRETARIS, TEKNISI, AHLI .
Contoh :Subclass SEKRETARIS, TEKNISI, SALES mempunyai superclass PEGAWAI .
Disjoint Constraint
- Constraint
yang menerangkan bahwa subclass-subclass dari spesialisasi saling
disjoint, artinya entity merupakan anggota dari salah satu subclass.
- Disjoint Constraint direpresentasikan dengan lambang “d” yang berarti disjoint.
- Contoh : entity dari spesialisasi tipe pekerjaan dari PEGAWAI merupakan anggota dari subclass PEGAWAI TETAP atau PEGAWAI HONORER
Non – Disjoint Constraint
- Constraint
yang menerangkan bahwa subclass-subclass dari spesialisasi tidak saling
disjoint, artinya entity mungkin anggota lebih dari satu subclass.
- Non-Disjoint digambarkan dengan lambang “o” yang berarti overlapping.
- Contoh
: entity dari spesialisasi tipe barang merupakan anggota dari subclass
BARANG PABRIK juga anggota dari subclass BARANG TERJUAL
2. Spesialisasi (Spesialization)
Specialization adalah proses pendefinisian atau pemecahan suatu himpunan subclassdari suatu entitas : entitas ini di sebut supeclass dari specialization . Himpunan subclass tersebut yang membentuk specialitation yang telah didefinisikan beberapa sifat/karateristik yang istimewa dari suatu entitas pada suatu superclass yang menggambarkan perbedaan yang jelas antatara entitas tersebut.
Contoh : Spesialisasi dari PEGAWAI berdasarkan tipe pekerjaan.
Pertemuan Ke-6 Hari/Tanggal : Senin, 15 September 2014
Kelompok Pemerintah SQL
SQL Data Definition Language (DDL)
Bagian dari perintah SQL untuk membuat modifikasi/menghapus strutktur basis data. Data Definition Language (DDL) mempunyai fungsi utama untuk mendefinisikan data dalam database secara logika, diantaranya yaitu di igunakan untuk mendefinisikan karakteristik dari record (meliputi nama, tipe dan lebar dari field), untuk menentukan kunci field, menyediakan cara untuk menentukan hubungan dengan data di file lain, untuk mengubah struktur dari record, untuk menampilkan struktur dari record. DDL digunakan untuk mendefinisikan, mengubah, serta menghapus basis data dan objek-objek yang diperlukan dalam basis data, misalnya tabel.
- CREATE = untuk membuat, termasuk diantaranya membuat database dan tabel baru.
- ALTER = untuk mengubah struktur tabel yang telah dibuat.
- DROP = untuk menghapus database dan tabel.
Tipe Data Pada Oracle 10g
>> Varchar 2 (size) : String dengan panjang max sebesar size. Maksimum karakter yang dapat disimpan sebesar 4000 bytes.
>>Char (size) : String dengan ukuran panjang maximal sebesar size.
>>Long : Data karakter dengan ukuran panjang bervariasi, hingga mencapai 2GB.
Contoh mengguanakan primary key :
CREATE TABLE nama_table (
attribut 1 tipe attribut (size),
attribut 2 tipe attribut (size)),
CREATE TABLE mahasiswa (
nim char (9),
nama varchar (10),
Constraint pk_mahasiswa primary key (nim));
Contoh menggunakan foreign key :
CREATE TABLE mengambil(
nim char(9),
kode_mk char (5),
semester char (5),
Constraint fk_mengambil foreign key (kode_mk,semester));




